Gempa M 5,1 Guncang Jember-Bondowoso, Pernikahan Kerabat Anggota DPRD Terhenti
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 mengguncang Jember dan Bondowoso, menyebabkan acara walimahan kerabat anggota DPRD sempat terhenti dan kepanikan warga, namun BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami.
GG Reporter
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Jember dan Bondowoso, Jawa Timur, menyebabkan kepanikan di kalangan warga dan mengganggu sejumlah aktivitas. Salah satu dampak yang paling terasa adalah terhentinya sebuah acara walimahan, yang diketahui merupakan pernikahan kerabat anggota DPRD.
Kepanikan Warga dan Terhentinya Acara Pernikahan
Guncangan gempa yang terjadi dengan kekuatan Magnitudo 5,1 ini dirasakan cukup kuat di kedua wilayah tersebut, yakni Jember dan Bondowoso. Akibatnya, warga panik dan berhamburan keluar rumah atau bangunan untuk mencari tempat yang lebih aman. Situasi ini juga berdampak pada sebuah acara penting, yakni walimahan yang sedang berlangsung. Acara tersebut, yang merupakan pernikahan kerabat anggota DPRD, sempat terhenti sesaat akibat guncangan gempa, memaksa para tamu dan penyelenggara untuk menghentikan sementara jalannya prosesi.
BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Meskipun guncangan gempa menimbulkan kepanikan dan gangguan di Jember dan Bondowoso, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera memberikan informasi resmi terkait potensi bahaya. BMKG memastikan bahwa gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 tersebut tidak berpotensi tsunami. Pernyataan ini diharapkan dapat menenangkan kembali masyarakat setelah sempat dilanda kekhawatiran akibat guncangan yang terjadi.