Kantor Ponpes Al-Huda Kobar Terbakar Hebat, Santri Panik Dini Hari
Kebakaran hebat melahap area bangunan kantor Pondok Pesantren Al-Huda di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kotawaringin Barat, pada Jumat dini hari, 22 Mei 2026, menyebabkan santri panik berlarian.
GG Reporter
Sebuah kebakaran hebat dilaporkan melanda area bangunan kantor Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Huda yang berlokasi di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Insiden nahas ini terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026, tepatnya pada dini hari.
Peristiwa ini sontak memicu kepanikan di kalangan santri yang tengah terlelap, menyebabkan mereka panik berlarian menyelamatkan diri dari kobaran api yang melahap bangunan kantor tersebut. Detail lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran dan estimasi kerugian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kronologi Awal Kebakaran
Menurut informasi awal yang berhasil dihimpun, api mulai terlihat membakar area bangunan kantor Ponpes Al-Huda saat sebagian besar penghuni pondok, khususnya para santri, masih dalam kondisi terlelap. Waktu kejadian pada dini hari, Jumat, 22 Mei 2026, menambah kompleksitas situasi karena banyak yang belum menyadari bahaya yang mengancam. Kecepatan api yang menjalar membuat situasi menjadi genting, dan upaya evakuasi mandiri segera dilakukan oleh para santri dan pengurus pondok untuk menghindari dampak yang lebih buruk.
Dampak dan Penanganan Awal
Kepanikan yang terjadi di antara santri menjadi fokus utama penanganan awal untuk memastikan keselamatan mereka. Para santri di Pondok Pesantren Al-Huda di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dilaporkan panik berlarian mencari tempat aman setelah menyadari adanya kebakaran hebat. Beruntung, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat insiden ini. Pihak berwenang setempat, termasuk unit pemadam kebakaran, telah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran hebat yang melanda area bangunan kantor pondok pesantren ini.