Lampung Usulkan 101 Jaringan Irigasi Utama untuk Swasembada Pangan 2026
GG Reporter
Jakarta, 27 Mei 2026 – Dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, Provinsi Lampung telah mengajukan proposal ambisius untuk pembangunan infrastruktur vital. Sebanyak 101 usulan jaringan irigasi utama direncanakan akan direalisasikan di wilayah tersebut pada tahun 2026. Inisiatif strategis ini secara khusus dirancang untuk memberikan dukungan signifikan terhadap pencapaian target swasembada pangan di Indonesia.
Informasi penting ini disampaikan langsung oleh Dedi Yudha Lesmana, yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Irigasi dan Rawa Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pernyataan Dedi Yudha Lesmana menggarisbawahi komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan ketersediaan air yang memadai bagi sektor pertanian, yang merupakan tulang punggung produksi pangan nasional.
Penguatan Infrastruktur Irigasi untuk Produktivitas Pertanian
Usulan pembangunan 101 jaringan irigasi utama di Provinsi Lampung ini mencerminkan pemahaman mendalam akan peran krusial irigasi dalam pertanian modern. Jaringan irigasi utama adalah tulang punggung sistem pengairan yang mendistribusikan air dari sumbernya, seperti bendungan atau sungai, ke area persawahan dan lahan pertanian lainnya. Ketersediaan air yang stabil dan terkelola dengan baik adalah prasyarat mutlak untuk meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas lahan, serta mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan atau banjir.
Angka 101 jaringan irigasi menunjukkan skala intervensi yang signifikan. Ini bukan sekadar