Megawati Dorong Kedaulatan Kelautan sebagai Pilar Geopolitik Nasional
Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri, menekankan pentingnya kedaulatan kelautan sebagai fondasi geopolitik dan inovasi nasional.
GG Reporter
Jakarta – Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri, kembali menekankan pentingnya peran laut bagi masa depan bangsa. Dalam sebuah pernyataan, Megawati Soekarnoputri secara tegas menyampaikan bahwa kedaulatan kelautan harus ditempatkan sebagai inti dalam setiap cara pandang geopolitik Indonesia. Penegasan ini menggarisbawahi visi strategis untuk menjadikan wilayah maritim Indonesia sebagai pusat kekuatan dan inovasi nasional.
Visi Geopolitik Maritim yang Komprehensif
Menurut Megawati Soekarnoputri, konsep kedaulatan kelautan tidak hanya terbatas pada penguasaan wilayah perairan, melainkan juga mencakup kemampuan untuk mengelola, memanfaatkan, dan melindungi seluruh potensi maritim Indonesia secara berkelanjutan. Dalam konteks geopolitik, pandangan ini menempatkan laut sebagai urat nadi konektivitas, sumber daya vital, serta benteng pertahanan negara. Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut menekankan bahwa dengan cara pandang geopolitik yang menjadikan laut sebagai poros, Indonesia dapat mengoptimalkan posisinya sebagai negara kepulauan strategis di dunia.
Peran BRIN dalam Mendukung Kedaulatan Kelautan
Sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri secara implisit mendorong lembaga yang dipimpinnya untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi tersebut. Melalui riset dan inovasi yang dilakukan oleh BRIN, diharapkan akan lahir berbagai terobosan yang mendukung penguatan kedaulatan kelautan. Ini mencakup pengembangan teknologi maritim, eksplorasi sumber daya laut, serta kajian-kajian strategis terkait keamanan dan pengelolaan wilayah perairan. Penekanan pada pentingnya kedaulatan kelautan dalam cara pandang geopolitik ini menjadi panduan bagi upaya-upaya riset dan inovasi nasional untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan maritim yang disegani.