PLBL Liem Hie Djung Jadi Pelabuhan Ketiga di Kaltara Terapkan QRIS
Bank Indonesia Kalimantan Utara kembali meluncurkan program Pelabuhan Siap QRIS, menjadikan PLBL Liem Hie Djung sebagai pelabuhan ketiga di Kaltara yang mengadopsi pembayaran digital QRIS.
GG Reporter
Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) secara resmi kembali meluncurkan program Pelabuhan Siap QRIS, menandai langkah maju dalam digitalisasi sistem pembayaran di wilayah tersebut. Kali ini, penerapan teknologi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) difokuskan di PLBL Liem Hie Djung, menjadikannya sebagai pelabuhan ketiga di Kalimantan Utara (Kaltara) yang mengadopsi sistem pembayaran non-tunai ini.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mendorong ekosistem pembayaran digital yang lebih efisien, aman, dan inklusif di sektor transportasi laut. Dengan diluncurkannya program ini di PLBL Liem Hie Djung, diharapkan transaksi keuangan di pelabuhan dapat berjalan lebih cepat dan transparan, memberikan kemudahan bagi para pengguna jasa pelabuhan, mulai dari pedagang, penyedia layanan, hingga penumpang.
Program Pelabuhan Siap QRIS: Mendorong Digitalisasi
Program Pelabuhan Siap QRIS yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) bertujuan untuk mengintegrasikan sistem pembayaran digital QRIS di berbagai titik strategis pelabuhan. Penerapan QRIS memungkinkan semua jenis transaksi pembayaran dilakukan hanya dengan memindai kode QR, yang dapat diakses melalui berbagai aplikasi pembayaran digital yang telah terhubung dengan standar nasional ini. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mempercepat transformasi digital di berbagai sektor ekonomi.
Sebagai pelabuhan ketiga di Kalimantan Utara (Kaltara) yang mengimplementasikan QRIS, PLBL Liem Hie Djung kini bergabung dengan daftar fasilitas publik yang mendukung pembayaran non-tunai. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan tetapi juga mengurangi risiko peredaran uang tunai, serta memberikan data transaksi yang lebih akurat untuk analisis ekonomi.
Dampak Positif Adopsi QRIS di PLBL Liem Hie Djung
Adopsi QRIS di PLBL Liem Hie Djung diharapkan membawa dampak positif yang signifikan. Bagi pelaku usaha di lingkungan pelabuhan, sistem ini akan mempermudah proses penerimaan pembayaran dan pencatatan transaksi. Sementara itu, bagi masyarakat pengguna jasa pelabuhan, kemudahan bertransaksi tanpa perlu membawa uang tunai akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan. Inisiatif Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk kembali meluncurkan program ini menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan ekosistem pembayaran digital yang merata di seluruh wilayah, khususnya di sektor-sektor vital seperti pelabuhan.
Dengan demikian, PLBL Liem Hie Djung kini menjadi bagian integral dari jaringan pembayaran digital nasional, memperkuat posisi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam mendukung ekonomi digital Indonesia.