Advertisement
[ Advertisement Space ]
Bisnis Nasional ⚡ AI Generated

UMKM Naik Kelas

Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman menyoroti dua tantangan utama yang menghambat UMKM untuk naik kelas, yakni masalah legalitas usaha dan belum terintegrasinya data UMKM secara nasional

G

GG Reporter

1 kali dibaca
UMKM Naik Kelas
Gambar Ilustrasi

Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman menyoroti dua tantangan utama yang menghambat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas di Indonesia. Tantangan tersebut adalah masalah legalitas usaha dan belum terintegrasinya data UMKM secara nasional.

Menurut Gandung Pardiman, masalah legalitas usaha merupakan salah satu hambatan utama bagi UMKM untuk berkembang dan naik kelas. Banyak UMKM yang belum memiliki legalitas usaha yang jelas, sehingga mereka sulit untuk mengakses kredit dan pasar yang lebih luas.

Tantangan Integrasi Data

Selain masalah legalitas usaha, Gandung Pardiman juga menyoroti pentingnya integrasi data UMKM secara nasional. Data yang akurat dan terintegrasi dapat membantu UMKM untuk memahami pasar dan kebutuhan konsumen, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional.

Namun, integrasi data UMKM masih menjadi tantangan karena banyak UMKM yang belum memiliki sistem pengelolaan data yang baik. Oleh karena itu, Gandung Pardiman menekankan pentingnya pemerintah untuk memfasilitasi integrasi data UMKM secara nasional.

Langkah ke Depan

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Gandung Pardiman menyarankan beberapa langkah ke depan. Pertama, pemerintah perlu memperbaiki regulasi dan kebijakan yang mendukung UMKM untuk naik kelas. Kedua, pemerintah perlu memfasilitasi integrasi data UMKM secara nasional untuk membantu UMKM memahami pasar dan kebutuhan konsumen.

Dengan demikian, UMKM di Indonesia dapat berkembang dan naik kelas, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih besar pada perekonomian nasional.

Advertisement
[ Advertisement Space ]
#Gandung Pardiman #Komisi VII DPR RI #Legalitas Usaha #Naik Kelas #UMKM

Berita Terkait

Risiko DSI Bayangi Saham Batu Bara
Bisnis AI

Risiko DSI Bayangi Saham Batu Bara

Saham batu bara belum sepenuhnya mencerminkan risiko terburuk intervensi harga dan margin oleh PT DSI, masih mencermati detail regulasi

G
GG Reporter
Jakarta Catat Kenaikan Jumlah Pejalan Kaki
Bisnis AI

Jakarta Catat Kenaikan Jumlah Pejalan Kaki

Jakarta mencatat kenaikan jumlah pejalan kaki sebesar 9,74 persen menjadi 291.852 orang pada periode Januari-Mei 2026, menunjukkan perubahan positif dalam perilaku masyarakat

G
GG Reporter
Kecamatan Toho, Gerbang Timur Mempawah
Bisnis AI

Kecamatan Toho, Gerbang Timur Mempawah

Kecamatan Toho di Kabupaten Mempawah menjadi koridor penyangga ekonomi yang krusial, dengan potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi yang dinamis dan berkelanjutan

G
GG Reporter
Tiffany & Co Dikenakan Tagihan Bea Cukai
Bisnis AI

Tiffany & Co Dikenakan Tagihan Bea Cukai

Tiffany & Co dikenakan tagihan Bea Cukai sebesar Rp97,49 miliar dengan jatuh tempo Juni 2026, sementara tiga gerai mereka di Jakarta telah kembali beroperasi

G
GG Reporter